About


T. Meyer R. T.

Tongam Meyer Rogatman Tampubolon

Horas!

Salam damai selalu dan Tuhan memberkati kita semua. Selamat datang di digital teks pribadi Saya atau trendnya sering disebut sebagai blog atau personal page. Saya berasal dari Indonesia dan itu bisa terlihat dari gambar wajah Saya yang asli berwajah suku Batak yang merupakan salah satu suku kebangsaan republik Indonesia.

Saya seorang peneliti (researcher) independen yang terfokus pada bidang komputer. Mengapa Saya katakan terfokus dan bukan berfokus? Jawabannya adalah karena Saya memang tidak sengaja menemukan hal yang membuat Saya hingga belasan tahun sampai saat ini menjadi bagian dari hidup Saya. Saya telah banyak membantu orang dengan pemanfaatan komputer, dimana Saya banyak menciptakan beberapa perangkat lunak (software) untuk memberi kesenangan bagi orang seperti games, membantu kemajuan usaha atau bahkan membimbing bagi kelulusan seorang akademis.

Sebelum Saya mengenal dunia komputer, sebelumnya sejak Saya lulus SMA IPA pada tahun 2002 Saya lebih menyukai bidang kesenian. Bidang kesenian yang Saya minati adalah menggambar dan musik. Namun, karena Saya tidak lulus masuk Universitas Negeri di Sumatera Utara pada waktu itu, membuat impian Saya akhirnya surut. Keterbatasan orang tua untuk membiayai Saya di Universitas Swasta yang sesuai minat Saya namun mahal membuat Saya harus menunda keinginan tersebut.

Saya mengerti keadaan keluarga Saya, akan tetapi semangat Saya untuk terus mengejar pendidikan memang tidak mau kalah. Akhirnya dari pada menganggur maka Saya terbang ke Jakarta. Pada waktu itu benar-benar sangat menyedihkan. Saya harus meninggalkan Orang Tua, adek-adek dan bahkan teman-teman yang sangat menyayangi Saya. Apalagi Saya tidak terbiasa jauh dari keluarga dan sudah senang punya teman-teman di Medan yang begitu akrab satu dengan yang lain.

Mewujudkan impian tetap harus ada yang perlu dipertaruhkan. Di Jakarta Saya mulai bekerja kasar mulai dari pembantu rumah tangga, kuli bangunan hingga yang paling berkesan jualan ikan teri di pasar Pondok Bambu, Jakarta Selatan karena disana Saya mengerti cari duit gopek perkara lahan bisa nyawa taruhannya (waktu itu Saya tidak sengaja menempati lapak orang lain karena saat itu Saya pagi-pagi berangkat yang punya belum datang @o@). Setiap uang yang Saya dapatkan, Saya simpan untuk biaya kuliah dan juga buat ke rental komputer.

Beberapa bulan di Jakarta, Saya akhirnya menemukan kampus yang memberikan biaya sangat murah untuk kuliah. Sebenarnya Saya kurang yakin awalnya untuk kuliah dikampus tersebut. Namun karena terdesak baik secara ekonomi dan waktu, maka Saya tidak mempunyai pilihan. Memilih jurusan Saya juga sempat bingung, dan dengan bantuan saudara-saudara di Jakarta Saya disuruh ambil Komputerisasi Akuntansi. Karena ada kata "Akuntansi" pada jurusan tersebut, saudara-saudara Saya berfikir setelah lulus nanti bisa kerja di Bank. Karena kalau kerja di Bank maka gajinya akan besar. Begitulah pemikiran orang pada waktu itu, cukup lucu juga :).

Semester 1 (satu) okelah cukup mampu dijalani karena masih mengulang pelajaran pada saat SMA. Namun, memasuki semester berikutnya Saya semakin bingung, Saya mulai dipaksa mempelajari Akuntansi. Saya benar-benar tidak paham bagaimana memulai mempelajari akuntansi.

Walau Saya harus mengalah dengan akuntansi, untungnya masih banyak mata kuliah lain yang masih mampu Saya kerjakan. Terutama pada saat Saya mengenal lebih dalam komputer. Disinilah titik balik Saya hingga Saya menyukai bidang komputer. Saat itu setiap praktek komputer Saya selalu mendapatkan nilai "A". Tugas lain Saya sisihkan dan selalu fokus pada tugas komputer. Hingga pulang kuliah selalu ke rental komputer, bahkan rela jalan kaki agar ongkos dibuat untuk rental komputer. Buktinya baru semester awal Saya langsung bisa bikin website pertama hasil karya Saya di tahun 2003 (walau sudah jadul). Benar-benar niat Saya saat itu sangat-sangat luar biasa, heheheh...

Karena komputer melulu dan lupa akuntansinya, maka tugas akhir Saya malah jadinya membuat aplikasi. Semua teman-teman heran, karena cuma Saya yang mengambil judul dengan topik pembuatan aplikasi. Sebenarnya pembimbing tidak setuju pada awalnya, karena apa yang Saya buat adalah mengenai aplikasi yang tidak ada hubungannya dengan akuntansi dan lebih ke jurusan Manajemen Informatika atau Sistem Informasi. Entah beruntung atau tidak, pembimbing tanpa basa-basi karena sudah deadline langsung menyetujui tugas akhir Saya. Dan syukurlah Saya dapat nilai "A" (mungkin penguji sedang kasian dengan SAya :D).

Pahitnya, lulus kuliah Saya belum yakin untuk bekerja sebagai Software Developer (Programmer), orang juga tidak yakin dengan kemampuan Saya, karena penampilan Saya yang kurang seperti programmer terlihat jenius dengan kaca mata tebal, rambut beruban (atau botak tengah supaya keliatan banyak mikirnya), rapih, bersih dan elegan. Saya hanya merasakan 1 kali menjadi Web Programmer setelah Saya lulus kuliah. Dan itu dengan tekanan yang sangat-sangat tinggi yang membuat Saya trauma hingga 3-4 tahun Saya tidak mau bekerja. Bayangkan, Saya 3-4 tahun luntang lantung jadi penjaga warung nasi, operator warnet, tukang cetak foto dan lainnya yang tidak sesuai dengan ijasah Saya. Walaupun demikian, Saya tetap dunia komputernya jalan terus. Prinsip menyelam sambil minum air.

Melihat keadaan tersebut. Ibu Saya yang kebetulan diundang datang ke Jakarta, sewaktu pulang ke Medan, beliau prihatin dengan keadaan Saya. Ibu Saya berfikir, kalau Saya cuma mau cari makan saja di Jakarta, lebih baik pulang ke Medan. Memang benar kata Ibu Saya, hanya beberapa bulan di Medan, Saya langsung diterima kerja. Dan Saya akhirnya resmi jadi orang kantoran lagi. Pesan dari Orang Tua dengarlah, karena setiap ucapan mereka adalah bagian dari doa untuk kita.

Selama kerja dikantoran, Saya merasa jenuh. Menjabat sebagai staff EDP di salah satu perusahaan retail terbesar, pekerjaan utama Saya adalah sebagai divisi support yang mengurus data dan instalasi software maupun jaringan. Tidak ada tantangannya, dan bahkan sebagian pekerjaan Saya yang untuk menyajikan data laporan semuanya Saya buat otomatis menggunakan program sehingga mengurangi pekerjaan manual dan boss-boss juga cepat untuk mengambil keputusan. Namun keahlian itupun tidak bisa membuat Saya cepat diangkat, hehehe... Yah sudahlah, manfaat dari hasil bekerja yaitu gaji yang terbilang pas-pasan, sementara Saya bersabar saja sambil memikirkan kalau gaji ini ditabung maka akan percuma, karena tingkat inflasi yang cendrung lebih kuat.

Pada waktu itu Saya berfikir untuk melanjutkan sarjana (karena biar ada peluang jadi PNS, hehehe). Yah begitulah... karena niat kuliah hanya untuk mendapatkan gelar sarjana, maka selama 1.5 tahun Saya kuliah terbilang serius gag serius. Selain tempat kuliah yang diambil asalkan sesuai budget namun akreditasi urusan belakangan, Saya banyak jarang masuk karena matakuliah yang kebanyakan menghapal dan juga kelas malam yang begitu melelahkan. Oleh sebab itu, terjadilah suatu tindakan terlarang, hahahaha. Waktu itu Saya mempunyai 3 sampai 5 mata kuliah menghapal yang mendapat nilai C dan D, sedangkan untuk bisa mendaftar sidang skripsi nilai tidak boleh ada yang D. Dari pada mundur 1 semester, ujian ulang, nambah biaya. Akhirnya, putar otak, pasang skenario, analisa, bergadang, menyusup, terjadilah tindakan HACKING. Yeah, Saya berhasil menembus sistem informasi akademik kampus yang berisi manajemen nilai dan data akademik lainnya. Dan sebagai orang yang tactical, maka Saya akhirnya mengubah nilai Saya secara bertahap agar tidak ketahuan, xixixixi, Saya udah kayak penjahat gimana gitu. Dan.... pertarunganpun dimulai!!!. Pada waktu itu pihak kampus akhirnya mengetahui bahwa sistem mereka kebobolan. Namun mereka belum tau atau pura-pura gak tau pelakunya adalah alumni mahasiswa dikampus tersebut yang ternyata sedang menulis disini, heheheh. Tim IT kampus akhirnya memutuskan koneksi jaringan public untuk membatasi ruang lingkup akses Saya, serta mereka melakukan patching serta mengubah password yang pernah Saya dapatkan.

Sebenarnya Saya hampir menyerah karena semakin sulitnya menembus sistem dikampus, namun karena tinggal 2 matakuliah lagi yang perlu diubah nilainya. Nah! kebetulan ada satu lagi yang menjadi saksi tindakan HACKING ini yang membantu Saya agar bisa menembus sistem yang kebetulan nilainya juga jelek, hheheheh. Saya memanfaatkan teman Saya untuk melakukan tindakan social enginering yang kebetulan seorang pelawak, sehingga beberapa petugas lab yang memiliki akses ke jaringan lokal tidak mengetahui kalau Saya diam-diam membajak IP untuk menghindari firewall yang menghalagi akses ke server utama dimana database sistem akademik tersebut berada. Tugas temen Saya itu intinya mengelabui petugas yang jaga dengan lawakannya yang begitu mengocok perut, waaahh, udah bener-bener udah kayak sandiwara ala box office hollywood. Daaaaaaannnn... yeaaaahhhh... Saya mengedipkan mata sambil mengangguk-angguk kasi kode ke teman bahwa tugas telah selesai, lalu kita beranjak pergi, dan keluar dari pintu kampus Saya jingkrak kegirangan, dan mengira ini sebuah mimpi, dan Saya berhasil menjadi HACKER sesungguhnya. Teman Saya memang tidak bangga disaat itu, karena peran sebenarnya ada di Saya, dia berniat mau belajar cara ngebobolnya, setelah dia tau itu tidak mudah karena banyak perintah-perintah komputer serta analisa untuk dilakukan maka si kawan mengurungkan niat itu, namun dia cukup puas dengan nilainya yang sudah berubah menjadi A. Semoga teman Saya itu nggak nyesel bantu tindakan hacking demi sebuah nilai (walauun kini kita sudah tua dan sama-sama berkeluarga). Yah keliatannya dosa, tapi Saya pikir ndak, karena justru ini adalah implementasi ilmu teknologi informasi, dan ini adalah puncaknya! Hmmm, jadi pikir Saya wajarlah Saya bisa bersuka-suka ria memberi nilai pada matakuliah Saya. Tapi sebaiknya jangan diikutin yaaaaaa... Maaaaaafff pada pihak kampus :(. Intinya Saya bukan HACKER tapi orang-orang bilang Saya Hacker, Saya cuma implementasikan ilmu yang Saya dapat seuai jurusan Saya. Dan walaupun Saya pernah melakukan tindakan hacking tapi kerjaan Saya sepenuhnya adalah programming hobby juga petani.

Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah serta kebenaran-Nya, maka sekaliannya itu juga akan ditambahkan kepadamu.

Pendidikan

  1. 1990 - 1996 SD Swasta Latihan YP HKBP, Pematang Siantar SDN 064012, Medan
  2. 1996 - 1999 SMP Raksana, Medan
  3. 1999 - 2002 SMA di YP. Markus, Medan
  4. 2002 - 2005 DIII di AMIK Bina Sarana Informatika, Jakarta
  5. 2010 - 2012 S1 di STMIK Budi Darma, Medan (Bukti Kelulusan)

Pengalaman Kerja

  1. 2006 Web Programmer di PT. PartnerSIS, Jakarta
  2. 2006 - 2009 Freelancer di Odesk.com & Freelancer.com, Medan
  3. 2009 - 2012 EDP (Desktop Programmer) di PT. Indomarco Prismatama (Indomaret), Medan
  4. 2012 - 2014 Web Developer di PT. Online Biz Indonesia, Jakarta
  5. Now Full Stack Developer (Web, Desktop, Mobile)

Kemampuan

  1. Design Grafis
  2. Menulis
  3. Pemrograman Komputer